Sistem, Prosedur, dan Kegiatan PPL di Sekolah
a. Sistem PPL
PPL menerapkan pendekatan supervisi klinis dan tindakan reflektif dengan prinsip berkelanjutan, terstruktur, dan relevan dengan perangkat pembelajaran. Supervisi Klinis adalah suatu bentuk bimbingan profesional yang diberikan kepada mahasiswa Prodi PPG sesuai dengan kebutuhannya untuk meningkatkan profesionalitas sebagai guru.
Supervisi klinis dilaksanakan dengan prinsip-prinsip: (1) hubungan kolegial dan interaktif yang sinergis dan terbuka; (2) demokratis; (3) berbasis kebutuhan dan aspirasi mahasiswa; dan (4) mengutamakan prakarsa dan tanggung jawab mahasiswa.
Langkah-langkah dalam supervisi klinis adalah: (1) pengamatan kinerja oleh guru pamong dan dosen pembimbing, (2) mahasiswa menilai kinerjanya sendiri (self assessment) , (3) diskusi dengan guru pamong dan dosen pembimbing, dan (4) merencanakan perbaikan.
b. Prosedur dan Kegiatan PPL
Prosedur dan kegiatan PPL dilakukan dengan pola blok. Prosedur dan kegiatan PPL tersebut dijelaskan sebagai berikut.
Prosedur dan kegiatan PPL dilaksanakan selama satu semester, yaitu pada semester kedua tahun akademik. Di semester pertama mahasiswa Prodi PPG menyelesaikan Lokakarya SSP yang menghasilkan perangkat pembelajaran untuk semua jenjang satuan pendidikan (SMP, SMA, SMK, dan PLB). Pada semester kedua, mahasiswa Prodi PPG mengimplementasikan perangkat pembelajaran sesuai dengan kalender akademik sekolah mitra.
PPL di sekolah dilaksanakan dengan kegiatan sebagai berikut.
1) Persiapan dan Eksplorasi Sumber Belajar.
2) Implementasi Hasil Lokakarya ke dalam Praktik Pembelajaran yang terdiri dari:
- melaksanakan kegiatan pembelajaran terjadwal (praktik terbimbing dan praktik mandiri),
- melakukan konsultasi dan refleksi praktik pembelajaran yang telah dilakukan,
- membuat jurnal aktivitas,
- mengoreksi pekerjaan siswa,
- mendiagnosis kesulitan belajar,
- melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan
- mengikuti kegiatan manajemen sekolah (rapat-rapat sekolah, administrasi sekolah, dan kegiatan sekolah lainnya).
3) Ekstra-kurikuler.
4) Penyusunan Laporan Hasil PTK
5) Presentasi Hasil PTK
c. Pelaksanaan PPL di Sekolah
1) Tempat Kegiatan
- PPL dilaksanakan di sekolah mitra.
- Kriteria sekolah mitra.
2) Sekolah mitra sebagai lokasi PPL Prodi PPG sekurang-kurangnya memiliki peringkat akreditasi B.
3) Terikat dalam nota kesepahaman antara dinas pendidikan kabupaten/kota dengan LPTK penyelenggara Prodi
PPG yang masih berlaku. Pola kemitraan bersifat kolaboratif.
d. Tahapan Pelaksanaan
1) Persiapan PPL
Persiapan PPL meliputi kegiatan sebagai berikut:
- penetapan peserta PPL;
- pendataan dan pemetaan sekolah;
- penetapan DP;
- koordinasi dengan sekolah mitra untuk menetapkan GP dan jadwal pelaksanaan PPL;
- pembekalan DP dan GP; dan
- pembekalan peserta PPL.
2) Pelaksanaan PPL
- Penyerahan peserta PPL oleh pihak LPTK penyelenggara ke sekolah mitra.
- Pelaksanaan PPL di sekolah mitra.
- Pembimbingan di sekolah mitra dilakukan oleh DP sekurang-kurangnya 8 kali.
- Penarikan peserta PPL.
3) Penilaian PPL
Proses penilaian, komponen penilaian, dan kriteria kelulusan kegiatan PPL sebagai berikut.
- Penilaian dilakukan selama PPL, yang terdiri atas penilaian proses dan produk. Secara umum, komponen penilaian terdiri atas: (a) kemampuan mengemas perangkat pembelajaran, (b) praktik pembelajaran, (c) kegiatan nonpembelajaran, (d) kompetensi sosial dan kepribadian, (e) portofolio, (f) laporan PPL, dan (g) laporan PTK. Seluruh aspek penilaian menggunakan instrumen penilaian disertai deskriptornya.
- Penilaian dilakukan oleh GP dan DP.
- Peserta dinyatakan lulus PPL apabila mencapai nilai sekurang-kurangnya B.
e. Kegiatan Mahasiswa selama PPL di Sekolah
- Observasi dan Orientasi Lapangan
Beberapa kegiatan yang dilakukan mahasiswa Prodi PPG pada tahap observasi dan orientasi lapangan sebagai berikut. - Mempersiapkan diri dengan berbagai instrumen yang diperlukan untuk pelaksanaan observasi dan orientasi lapangan.
- Berkonsultasi dengan kepala sekolah mitra untuk menentukan sasaran observasi, dan menyusun jadwal kegiatan harian.
- Mengumpulkan dan menganalisis data yang diperlukan dengan: melihat situasi dan kondisi sekolah, seperti kondisi guru, fasilitas sekolah, prosedur penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah; mewawancarai kepala sekolah, staf TU, guru bidang studi, guru BK, wali kelas, dan petugas perpustakaan sekolah; mengamati aktivitas peserta didik di dalam dan di luar kelas; serta aktivitas guru di dalam dan di luar kelas.
- Menyusun laporan kegiatan harian disertai dengan bukti-bukti yang relevan.
- Mendiskusikan laporan dengan GP dan DP untuk mendapatkan pengarahan dan balikan yang diperlukan.
- Membuat laporan tentang proses dan hasil kegiatan obeservasi dan orientasi lapangan yang disertai pembahasan untuk menemukan implikasi bagi pengembangan rencana pengemasan pembelajaran yang mendidik.
- Praktik pembelajaran
Mahaiswa Prodi PPG melakukan kegiatan praktik pembelajaran meliputi praktik pembelajaran terbimbing dan praktik pembelajaran mandiri. Praktik pembelajaran mandiri diamati oleh DP, GP, dan kalau memungkinkan mengikutsertakan teman sejawat (open lesson). - Pengembangan kompetensi kepribadian dan sosial
Mahasiswa Prodi PPG menampilkan kompetensi kepribadian, dan sosial, seperti: kerja sama, etos kerja, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, sopan santun, dan sebagainya, selama pelaksanaan PPL. - Melaksanakan kegiatan non-pembelajaran
Selama PPL mahasiswa Prodi PPG melaksanakan kegiatan non-pembelajaran, seperti: manajemen pendidikan sekolah, mengikuti rapat guru, piket sekolah, berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler (seperti pramuka, kesenian, olah raga), penanganan kesulitan belajar peserta didik, dan sebagainya. - Membuat Laporan PPL
Laporan PPL memuat seluruh kegiatan PPL meliputi kegiatan praktik pembelajaran (observasi dan orientasi lapangan, praktik pembelajaran) dan kegiatan non-pembelajaran (penanganan kesulitan belajar peserta didik, kegiatan ekstra kurikuler, dan manajemen sekolah). - Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas
PTK dilakukan berdasarkan proposal yang telah disusun dan disetujui oleh DP dengan materi yang telah dirancang sebelumnya. Kegiatan PTK dilakukan selama PPL. - Menyusun Laporan PTK
Laporan PTK memuat latar belakang masalah, rumusan masalah dan tujuan, metode yang digunakan, hasil perubahan pada peserta didik, guru, dan sistem pembelajaran, pembahasan atau refleksi, kesimpulan dan rekomendasi penelitian. - Mempresentasikan Hasil PTK
Untuk keperluan melengkapi penilaian kemampuan mahasiswa dalam melakukan PTK, maka diakhir pelaksanaan PPL mahasiswa difasilitasi untuk mempresentasikan pelaksanaan dan hasil PTK yang diselenggarakan oleh dosen pembimbing. - Mengumpulkan Portofolio
Mahasiswa Prodi PPG mengumpulkan perangkat RPP yang telah disempurnakan beserta seluruh perangkat lainnya sebagai portofolio.
Lierasi : pedoman ppg reguler ristekdikti
Direktorat Pembinaan Akademik dan Kamahasiswaan. 2003. Pedoman Penjaminan Mutu (Quality Assurance) Pendidikan Tinggi. Jakarta: Direktorat Pembinaan Akademik dan Kamahasiswaan. Ditjen Dikti. Depdiknas.
Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496).
Peraturan Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Permenneg PAN dan RB Nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Tags: Kegiatan Mahasiswa selama PPL di Sekolah, Pelaksanaan PPL di Sekolah, Prosedur dan Kegiatan PPL, Sistem PPL
