Tiga Unsur Pokok Penting dalam Konsep Belajar
Konsep belajar dibagi menjadi 3 (tiga) atribut pokok yaitu Proses, Perubahan Perilaku, dan Pengalaman. Anda diminta untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan tiga atribut pokok tersebut dengan menggunakan pemahaman yang Anda miliki!
- Proses adalah prose perubahan emosional dan cara berfikir yang mana hal ini hanya dapat dirasakan oleh siswa itu sendiri. Hal ini bisa kita lihat dari keaktifan siswa dalam belajar yang mana hal itu merupakan kegiatan emosional yang terdapat dalam diri siswa sama juga hal nya dengan siswa yang hanya duduk saja.
- Perubahan prilaku adalah perubahan tingkah laku yang mana perubahan ini terjadi karena bertambahnya pengetahuan, keterampilan dan penguasaan nilai maupun budaya yang dapat dilihat dari respon dan sikap anak terhadap lingkungan nya.
- Pengalaman adalah guru yang terbaik hal ini disebabkan oleh belajar dengan melalui pengalaman langsung akan mendapatkan hasil yang lebih baik karena siswa akan lebih memahami dan menguasai pelajaran bahkan pelajaran akan terasa lebih bermakna bagi siswa.
Unsur-Unsur Belajar
Belajar merupakan sebuah sistem yang didalamnya terdapat berbagai unsur yang saling berkaitan sehingga terjadi perubahan prilaku.
Hamalik (2011, h. 50) mengatakan bahwa unsur-unsur yang terkait dalam proses belajar terdiri dari:
- Motivasi siswa, Motivasi adalah dorongan yang menyebabkan terjadi suatu perbuatan atau tindakan tertentu.
- Bahan belajar, Bahan belajar merupakan suatu unsur belajar yang penting mendapat perhatian dari guru.
- Alat bantu belajar, Alat bantu belajar merupakan semua alat yang dapat digunakan untuk membantu siswa untuk melakukan perbuatan belajar, sehingga kegiatan belajar menjadi lebih efektif dan efisien.
- Suasana belajar, Suasana belajar penting bagi kegiatan belajar. artinya Suasana yang menyenangkan dapat menumbuhkan gairah belajar, suasana yang kacau, ramai, tak tenang, dan banyak gangguan, sudah tentu tidak menunjang kegiatan belajar yang efektif.
- Kondisi subjek belajar, Kondisi subjek belajar turut menentukan kegiatan dan keberhasilan belajar. Siswa dapat belajar secara efektif dan efisien apabila berbadan sehat, memiliki intelegensi yang memadai, siap untuk melakukan kegiatan belajar, memiliki bakat khusus, dan pengalaman yang bertalian dengan pelajaran, serta memiliki minat belajar.
Rifa’i dan Ani (2012, h. 68) mengatakan bahwa unsur-unsur dalam belajar yaitu:
- Pembelajar, meliputi peserta didik, pembelajar dan warga
- Rangsangan (stimulus), sesuatu yang merangsang pengindaraan pembelajar agar mampu belajar
- Memori, berisi berbagai kemampuan yang berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dihasilkan dari aktivitas belajar
- Respon, tindakan yang dihasilkan dari aktualisasi memori yang diamati pada akhir proses belajar sehingga dapat menghasilkan perubahan prilaku.
Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa suatu proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik apabilah terpenuhi unsur-unsur pembelajaran yang terdiri dari peserta didik, tenaga pendidik, motivasi/stimulus, bahan belajar, alat bantu belajar, serta suasana dan kondisi belajar yang dapat mendukung kelancaran pembelajaran.
