Mengenal Anak Berbakat

Anak yang mempunyai kelainan inteligensi teridiri atas anak tunagrahita dan anak berbakat. Anak tunagrahita memiliki inteligensi di bawah rata-rata anak normal. Sedangkan anak berbakat memiliki inteligensi di atas rata-rata anak normal. Di bawah ini akan dibahas tentang anak berbakat.

Pengertian Anak Berbakat

Beberapa istilah yang digunakan untuk menunjuk kepada anak yang tingkat kecerdasannya di atas rata-rata anak normal, di antaranya : cerdas, cerlang, superior, supernormal, berbakat, jenius, gifted and talented.

Adapun batasan anak berbakat seperti dikemukakan SC. Utami Munandar (1982 : 7) yang, sebagai berikut :

Anak berbakat ialah mereka yang diidentifikasi oleh orang-orang profesional memiliki kemampuan yang sangat menonjol, sehingga memberikan prestasi yang tinggi. Anak-anak ini membutuhkan program pendidikan yang berdiferensiasi dan/atau pelayanan di luar jangkauan program sekolah yang biasa, agar dapat mewujudkan sumbangannya terhadap diri sendiri maupun terhadap masyarakat.

Jadi anak berbakat itu disamping memiliki kemampuan intelektual yang tinggi, juga menunjukan penonjolan kecakapan khusus yang bidangnya berbeda-beda antara anak yang satu dengan yang lainnya. Anak ini disebut juga “gifted dan talented” yang berarti berbakat intelektual.

Klasifikasi Anak Berbakat

Anak yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, seperti dikemukakan Sutratinah Tirtonegoro (1984 : 29), yaitu superior, gifted dan genius. Ketiga kelompok anak tersebut memiliki rangking ketinggian IQ yang berbeda.

  1. Anak genius
    Anak genius adalah anak yang luar biasa cerdasnya, sehingga dapat menciptakan sesuatu yang sangat tinggi nilainya. Intelligence Quotient-nya (IQ) berkisar antara 140 – 200.
  2. Anak Gifted
    Anak ini disebut juga gifted and talented adalah anak yang tingkat kecerdasannya (IQ) antara 125 sampai dengan 140. Di samping memiliki IQ tinggi, juga bakatnya yang sangat menonjol, seperti : bakat seni musik, drama, keterampilan dan ahli dalam memimpin masyarakat.
  3. Anak superior
    Anak superior tingkat kecerdasannya berkisar antara 110 – 125 sehingga prestasi belajarnya tinggi.

Karakteristik Anak Berbakat

  1. Karakteristik anak genius
    Anak genius memiliki sifat-sifat positif sebagai berikut daya abstraksinya baik sekali, mempunyai banyak ide, sangat kritis, sangat kreatif, suka menganalisis, dan sebagainya. Di samping memiliki sifat-sifat positif juga memiliki sifat-sifat negatif di antaranya cenderung hanya mementingkan diri sendiri (egois), temperamennya tinggi sehingga cepat bereaksi (emosional), tidak mudah bergaul, senang menyendiri karena sibuk melakukan penelitian, dan tidak mudah menerima pendapat orang lain
  2. Karakteristik anak gifted
    Karakteristik anak gifted antara lain mempunyaik perhatian terhadap sain (science), serba ingin tahu, imajinasinya kuat, senang membaca, senang akan koleksi.
  3. Anak superior
    Anak superior meiliki karakteristik sebagai berikut : dapat berbicara lebih dini. Dapat membaca lebih awal, dapat mengerjakan pekerjaan sekolah dengan mudah, dan mendapat perhatian dari teman-temannya.

Tags: , , , ,

Diposting oleh Adica


This article has 1 comment

  1. PPG PJOK Terbaru Reply

    Pelayanan pendidikan untuk anak berbakat haruslah tepat sehingga bakat yang dimiliki terus berkembang dan tidak terkendala oleh lingkungan sekitar. Oleh sebab itu pentingnya Guru Pembimbingan Khusus di sekolah agar pelayanan anak berbakat dapat terakomodasi dengan baik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *