Materi MPLS Tata Krama Siswa
Materi MPLS Tata Krama Siswa, Tiga materi utama MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) terkait pendidikan karakter dan tata krama meliputi Tata Krama Bergaul, Tata Krama Berpakaian dan Berhias, serta Tata Krama Belajar. Masing-masing memiliki aturan dan contoh penerapan yang spesifik untuk membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan kondusif.
1. Tata Krama Bergaul di Sekolah
Berinteraksi dengan sesama siswa dan guru di sekolah membutuhkan pemahaman tentang tata krama atau etika yang tepat. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan saling menghormati. Berikut adalah panduan tata krama bergaul di sekolah, baik dengan guru maupun sesama siswa.
Tata Krama Bergaul dengan Guru
Guru adalah orang dewasa yang memiliki pengalaman dan pengetahuan lebih, sehingga perlu dihormati. Beberapa aturan dan contoh tata krama dalam bergaul dengan guru adalah sebagai berikut:
- Berbicara Secara Santun, Gunakan bahasa yang sopan dan jangan melebihi volume suara guru.
- Mengucapkan Salam, Ucapkan salam saat berpapasan dengan guru sebagai tanda penghormatan.
- Tidak Memotong Pembicaraan, Biarkan guru menyelesaikan pembicaraannya sebelum memberikan tanggapan.
- Panggilan dengan Hormat, Hindari memanggil guru dengan teriakan dari jarak jauh, berbicaralah dari depan atau samping.
- Hormati Ruang Pribadi Guru, Jangan melewati guru yang sedang duduk tanpa izin, kecuali dalam kondisi tertentu.
- Panggilan yang Sopan, Hindari menyapa guru dengan panggilan tidak sopan seperti “Halo Bos” atau “Halo Pak/Bu!”
- Tanggapan Segera, Segera menyahut dan menghampiri saat dipanggil oleh guru serta melaksanakan perintahnya.
- Menghormati Ruang Guru, Jangan memasuki ruang guru jika tidak ada urusan mendesak dan jangan mengambil sesuatu tanpa izin.
- Jaga Perilaku, Jangan merendahkan guru dengan kata-kata kasar, membantah, atau menentang guru.
- Sopan di Hadapan Guru, Hindari meludah atau kentut di hadapan guru.
- Menghormati di Hadapan Publik, Jangan menjelekkan guru di hadapan orang tua atau publik.
- Salam Hormat, Bersalaman dengan guru yang berjenis kelamin sama, sesuai dengan aturan agama.
Tata Krama Bergaul dengan Sesama Siswa
Interaksi dengan sesama siswa juga memerlukan sikap yang baik untuk membangun hubungan yang positif. Berikut adalah aturan tata krama bergaul dengan sesama siswa:
- Menghormati Kakak Kelas dan Menyayangi Adik Kelas, Hormati kakak kelas dan tunjukkan kasih sayang kepada adik kelas.
- Menjaga Perasaan Teman, Hindari kata-kata yang dapat menyinggung perasaan teman, baik secara lisan maupun tulisan.
- Saling Menolong, Bantu teman yang sedang kesulitan dan saling mendukung.
- Hindari Kegaduhan, Jangan membuat keributan saat teman sedang belajar.
- Salam Persahabatan, Bersalaman dengan teman saat berpapasan sebagai tanda persahabatan.
- Menghormati Hak Milik Teman, Jangan mengambil sesuatu milik teman tanpa izin.
- Hindari Gangguan, Jangan mengganggu atau menyakiti teman.
- Ciptakan Kedamaian, Jangan bermusuhan dengan sesama siswa.
- Berprasangka Baik, Jangan berburuk sangka terhadap teman.
- Ingatkan Teman, Jika teman berperilaku tidak sopan terhadap guru atau melanggar aturan sekolah, ingatkan mereka.
- Jaga Rahasia Teman, Jangan menyebarkan aib teman kepada orang lain.
2. Tata Krama Berpakaian dan Berhias di Sekolah
Untuk menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan profesional, siswa perlu mengikuti aturan berpakaian dan berhias yang berlaku di sekolah. Berikut adalah panduan tata krama berpakaian dan berhias yang harus diikuti oleh siswa:
Aturan Berpakaian di Sekolah
- Memakai Seragam Sekolah, Siswa wajib mengenakan seragam sekolah sesuai dengan tata tertib yang berlaku. Seragam harus rapi, bersih, dan sesuai dengan ketentuan warna serta model yang ditetapkan oleh sekolah.
- Menutup Aurat, Siswa harus menutup aurat sesuai dengan aturan agama dan norma yang berlaku, baik kepada sesama siswa maupun guru.
Aturan Berhias di Sekolah
- Larangan Memakai Perhiasan Berlebihan, Perempuan dilarang memakai perhiasan emas yang mencolok. Laki-laki dilarang memakai gelang, cincin, atau anting.
- Dandanan Sederhana, Siswa dilarang berdandan atau memakai parfum secara berlebihan. Penampilan harus tetap sederhana dan tidak menarik perhatian berlebihan.
- Larangan Memakai Tato, Siswa dilarang memakai tato, baik yang permanen maupun mainan, untuk menjaga penampilan yang bersih dan sopan.
- Menjaga Kebersihan dan Kerapian, Siswa dilarang menulis, mencoret, atau mewarnai seragam, meja, kursi, maupun bangunan sekolah. Menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama.
- Pemakaian Baju Olahraga, Siswa hanya diperbolehkan memakai baju olahraga saat jam pelajaran olahraga. Di luar jam tersebut, siswa harus mengenakan seragam sekolah yang sesuai.
3. Tata Krama Belajar di Sekolah
Untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif, siswa perlu mengikuti aturan tata krama belajar selama kegiatan belajar mengajar (KBM). Berikut adalah panduan tata krama belajar yang harus diikuti oleh siswa:
Aturan Saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
- Mempersiapkan Kelas, Siswa harus membersihkan dan merapikan kelas, termasuk menyiapkan perlengkapan menulis sebelum guru masuk dan memulai pelajaran. Lingkungan yang rapi membantu konsentrasi belajar.
- Menghadiri Kelas Tepat Waktu, Siswa harus menghadiri kelas tepat waktu. Jika terlambat, wajib memberi salam sebelum memasuki ruang kelas dan menyampaikan alasan keterlambatan kepada guru dengan sopan.
- Menjaga Ketertiban, Siswa dilarang gaduh atau berbicara keras saat jam belajar berlangsung untuk menjaga ketenangan kelas dan menghormati guru serta teman-teman yang sedang belajar.
- Meminta Izin Saat Keluar Kelas, Jika ingin keluar kelas saat pelajaran berlangsung, siswa wajib meminta izin terlebih dahulu kepada guru yang bertugas. Keluar kelas tanpa izin dianggap tidak sopan.
- Menghormati Pendapat Guru, Jika berbeda pendapat dengan guru, siswa dilarang menentang pendapat tersebut secara emosional. Diskusi harus dilakukan dengan cara yang sopan dan santun.
- Memperhatikan Penjelasan Guru, Siswa harus memperhatikan penjelasan guru saat jam pelajaran berlangsung. Hal ini menunjukkan sikap hormat dan keseriusan dalam belajar.
- Melafalkan Doa, Siswa dianjurkan melafalkan doa saat memulai dan mengakhiri pelajaran sebagai tanda syukur dan permohonan kelancaran dalam belajar.
- Tetap di Sekolah Selama Jam Sekolah, Siswa wajib berada di sekolah selama jam sekolah. Meninggalkan sekolah hanya diperbolehkan jika ada izin dari guru piket atau alasan yang sangat penting.
- Menyerahkan Surat Izin Jika Absen, Bagi siswa yang absen, wajib menyerahkan surat izin atau pemberitahuan tertulis dari orang tua atau wali. Ini menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap kehadiran di sekolah.
- Menghormati Semua Guru, Siswa dilarang memilih-milih guru dalam hal menghormati, menaati, dan mengikuti pelajaran. Setiap guru harus diperlakukan dengan hormat dan mengikuti arahan mereka selama pelajaran.
Tags: Materi MPLS, Tata Krama Siswa
