Contoh Deskripsi Diri Mahasiswa

Contoh Deskripsi Diri Mahasiswa

Saya adalah mahasiswa semester 1 di IPB BOGOR prodi peternakan, sebagai mana yang sudah menjadi hal yang saya inginkan untuk menjadi seorang pengusaha di bidang peternakan, nama saya Dadang Sudadang , orang-orang biasa panggil saya imam, saya lahir pada tanggal 28 juni 1997, yang tercatat sebagai anak ke 5 dari 5 bersaudara berdasarkan akte kelahiran saya. Bagi saya nama imam ialah nama yang memiliki arti cukup bagus, nama imam diambil dari bahasa arab yang bearti pemimpin, nah, dari arti nama saya inilah timbul semangat dalam diri saya untuk terus berjuang agar saya bisa membuktikan bahwa inilah saya, inilah saya seorang pemimpin, minimal saya harus bisa memimpin diri saya sendiri dalam segala hal, dan semoga  Allah selalu memberkahi nama yang telah diberikan orang tua saya ini, amin.

Saya terlahir menjadi anak yang tidak bisa diam. Jika disebut hyperaktif juga nanggung, tapi kalau disebut pendiam juga tidak bisa. Saya suka untuk memainkan alat-alat tajam milik ayah saya untuk membuat sesuatu yg saya anggap bisa, meskipun hasilnya tidak memuaskan bagi orang lain, tapi cukup memuaskan bagi saya sendiri. Saya juga  suka untuk membantu kedua orang tua saya berkebun, meskipun waktu itu saya dianggap hanya bermain tanah dan air saja. Dan semua hal ini akhirnya menjadi cikal bakal saya saat ini.

Ketika saya SD, saya bersekolah di SD N 12 depok, mulai dari sinilah kedua orang tua saya mengajarkan kedisplinan dalam belajar. Saya mulai dikejar dengan beban akademik yang menjadi sebuah tantangan bagi saya sebagai seorang pelajar.

Di jenjang SMP, saya menjajal mendaftarkan diri di salah satu SMP Dayaguna, dan alhamdulillah saya diterima menjadi salah satu siswa di sekolah tersebut. Selama duduk di bangku SMP saya  serasa berada diantara orang-orang pintar, namun hal itu bukan menjadi halangan bagi saya untuk menyerah, malahan menjadi pendorong bagi saya untuk terus belejar dan belajar. Menginjak kelas 8 SMP saya diangkat oleh kepala sekolah sebagai ketua OSIS, dan ini bukanlah hal yang sangat sepele bagi saya, namun jabatan ini saya jadikan sebagai sarana latihan bagi saya bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.dan alhamdulillah saya dapat menjalankannya dengan baik ,meskipun ada sedikit kekurangan,  tapi hal ini menjadi semangat bagi saya untuk terus belajar sehingga ketika pembagian raport kenaikan kelas, saya memperoleh juara 3, yaa,, bagi saya itu sangat memuaskan.

Setelah saya menyelesaikan pendidikan di SMP saya melanjutkan pendidikan di SMA swasta yitu SMA Horizon depok, dimana sekolah inilah sekolah pilihan saya diantara banyaknya sekolah di daerah saya. Ketike saya memulai pendidikan di SMA ini saya  dididik dengan siraman-siraman rohani yang dapat saya jadikan sebagai pegangan hidup.

Selama saya SMA saya mulai tertarik dengan seni, sebagaimana yang telah menjadi kebiasaan saya waktu kecil dahulu, dengan beberapa alat-alat tajam. Saya senang sekali bisa mengikuti lomba lomba, seperti lomba desain poster dan seni kriya. Beberapa dari perlombaan yang saya ikuti mendapatkan penghargaan mulai dari tingkat kota hingga tingkat se provinsi Riau, saya  bahagia dengan acara ini, karena saya dapat bertemu dengan temen – temen dari berbagai daerah di provinsi riau. Dan sampai sekarang pun kami masih saling komunikasi meskipun hanya menanyakan kabar, dan lagi, saya menemukan keluarga baru dari setiap petualangan baru saya.

Pengalaman berorganisasi sewaktu SMP yang sempat terputus karena mempersiapkan UN kembali menggelitik saya saat saya duduk di kelas 2 SMA, dengan modal akhlak yang baik akhirnya saya terpilih sebagai angota  OSIS . Awalnya saya berfikir,hal ini akan menjadi sangt berat bagi saya ,karena saya di posisikan sebagai koordinator kebersihan. Namun seiring dengan berjalanya waktu,saya bisa mengatasinya, meskipun diawal semester saya sempat kewalahan.

Memasuki kelas 3 SMA  saya terpaksa fakum dari berbagai organisasi,saya menambah jam belajar dengan mengikuti bimbingan belajar yang diadakan sekolah untuk persiapan Ujian Nasional.

Seusainya UN kekosongan agenda selama 3 bulan menuju PTN , mulai membuat saya terusik,namun saya menjalaninya dengan mengisi berbagai kegiatan seperti bekerja dan membantu orang tua. Dan sejak itulah saya menjadi pribadi yang mandiri, saya gunakan uang hasil kerja saya selama 3 bulan tesebut untuk membiayai sekolah saya di PTN, allhamdulillah tanpa bantuan biaya dari orang tua sedikitpun saya bisa mengatur keuangan sendiri. Hal yang mendorong saya untuk melakukan ini ialah apa yang sudah menjadi tujuan saya untuk kehidupan yang akan datang.

Untuk masuk ke jenjang PTN saya harus mengikuti beberapa jalur masuk pTN itu sendiri, saat itu saya coba masuk jalur PBUD dan SNMPTN  di IPB BOGOR Riau,dan beberapa universitas pilihan lain di Indonesia. Seiring dengan berjalannya waktu, pengumuman sleksi jalur SNMPTN pun di tampilkan di salah satu media sosial, dan pada saat itu jantung saya berdebar, dan saya dinyatakan tidak lulus PTN pada jalur ini. Namun hal ini tidak menjadi halangan bagisa ya untuk menyerah, karena saya masih memiliki peluang di satu jalur yang memang kemungkinan saya untuk lulus sangatlah minim, tapi keyakinan saya sangat kuat di jalur ini,, dan allhamdulillah setelah keluar pengumuman untuk jalur PBUD,dan disitulah saya dinyatakan lulus untuk menjadi mahasiswa di IPB BOGOR, prodi peternakan, rasa syukur tak lupa saya tujukan kepada Allah yang telah meridhoi saya untuk melanjutkan kegiatan belajar di bangku perkuliahan.

Saat ini saya sudah sah menjadi mahasiswa IPB BOGOR, saya sagat senang, selain saya dapat menimba ilmu di universitas ini saya juga banyak memperoleh pengalaman yang belum pernah saya alami, seperti halnya ketika saya perdama masuk di univeritas ini diawali dengan PNDK universitas hingga PNDK fakultas, dari situ saja saya bisa mengambil banyak hal yang mesti saya jadikan sebagai pegangan hidup bagi saya.

Melihat dari segi cita-cita , sepertinya saya mesti bersungguh sungguh, karena hanya dengan itulah saya bisa mencapai apa yang saya inginkan, pengusaha yag sukses ialah impian saya, ya itulah impian saya, dan saat ini saya mulai menanamkan prinsip dalam hidup saya yaitu “ MANJADDA WAJADA”. Dengan ini semoga Allah selalu meridhoi setiap apa yang saya lakukan di bangku prkuliahan ini,hingga saya mencapai apa yang saya inginkan dan yang saya usahakan selama ini, AMIN,,,,,,

Demikianlah deskripsi tentang diri saya, semoga ini menjadi menjadi pendorong bagi pembaca untuk tetap tegar dalam menjalankan segala hal yang sudah menjadi kewajiban kita untuk menjalankannya,

Banyak yang baca