1) Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi disadari sebagai sesuatu yang berharga.
Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral ….
a. Pascakonvensional
b. Interkonvensional
c. Prakonvensional
d. Konvensional
2) Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan ….
a. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)
b. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat kongkrit (operasional konkrit)
c. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)
d. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
3) Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ….
a. mengaktualisasikan diri
b. mengemukakan gagasan
c. menformulasikan tindakan
d. penciptaan hubungan yang baik
4) Seorang peserta didik merasa kurang bersemangat pada jam usai pembelajaran. Dia bahkan lebih senang tinggal di sekolah sampai sore, petugas kebersihan sekolah sampai menyuruhnya pulang karena matahari hampir tenggelam.
Peserta didik tersebut dicurigai memiliki hambatan pengembangan potensi berupa faktor ….
a. keluarga dan lingkungan masyarakat
b. intelegensi dan kognitif
c. emosional dan kepribadian
d. budaya dan pembiasaan
5) Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi.
Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan ….
a. penalaran pascakonvensional
b. penalaran interkonvensional
c. penalaran konvensional
d. penalaran prakonvensional
6) Perbedaan antara konseling dan wawancara terletak pada maksud dan tujuannya. Tujuan konseling adalah ….
a. Menbantu siswa agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya
b. Membantu siswa agar memperoleh informasi tertentu
c. Membantu siswa agar dapat memecahkan masalah pribadinya
d. Membantu siswa agar dapat mengatasi kesulitan belajar
7) Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal ….
a. gangguan simbolik
b. gangguan sosial
c. kesulitan akademis
d. gangguan nonsimbolik
8) Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….
a. Kognitivisme
b. Nativisme
c. Konstruktivisme
d. Humanistik
9) Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah .…
a. Humanistik
b. Sibernetik
c. Behaviorisme
d. Kontruktivisme
10) Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah ….
a. kemampuan berkomunikasi
b. kemampuan berinteraksi
c. kemampuan untuk mengintegrasikan diri
d. Kemampuan untuk memecahkan masalah