Unsur-Unsur Minat dan Fungsi Minat dalam Belajar

Unsur-Unsur Minat dan Fungsi Minat dalam Belajar

1. Unsur-Unsur Minat

a. Perhatian
Menurut Sumadi Suryabrata perhatian adalah banyak sedikitnya kesadaran yang menyertai sesuatu aktivitas yang dilakukan. Dalam hal ini, apabila seseorang menaruh minat suatu aktivitas akan memberikan perhatian yang besar, bahkan ia tidak segan untuk mengorbankan waktu dan tenaga demi aktivitas tersebut. Oleh karena itu jika seorang siswa mempunyai perhatian terhadap pelajaran, maka siswa tersebut akan berusaha keras untuk
memperoleh hasil yang bagus yaitu dengan cara meningkatkan belajar.

b. Perasaan
Unsur yang tidak kalah pentingnya yaitu perasaan, karena perasaan menyangkut tentang psikis siswa. Perasaan didefinisikan sebagai gejala psikis yang bersifat subyektif yang umumnya berhubungan dengan gejalagejala mengenai dan dialami dalam kualitas senang atau tidak dalam berbagai taraf.

c. Motif
Motif merupakan daya penggerak dari dalam dan didalam subyek, untuk melakukan kreativitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Jadi motif erat hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Didalam menentukan tujuan itu dapat disadari atau tidak, akan tetapi untuk mencapai tujuan itu perlu adanya tindakan, sedangkan yang menjadi penyebab adanya tindakan itu adalah adanya motif itu sendiri yang nantinya dijadikan sebagai daya penggerak atau pendorongnya. Dalam hal ini karena motif merupakan daya penggerak dalam belajar, dan minta merupakan potensi psikologi yang dapat dimanfaatkan untuk menggali motif tersebut, apabila seorang siswa sudah termotivasi untuk belajar, maka siswa tersebut juga akan melakukan aktivitas belajar dalam rentang waktu tertentu.

2. Fungsi Minat dalam Belajar

Minat merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi usaha yang dilkakukan seseorang. Minat yang kuat akan menimbulkan usaha yang gigih, serius dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan. Jika seorang siswa memiliki rasa ingin belajar, ia akan cepat dapat mengerti dan mengingatnya.

Fungsi minat dalam belajar lebih besar sebagai motivating force yaitu sebagai kekuatan yang mendorong siswa untuk belajar. Siswa yang berminat kepada pelajaran akan tampak terdorong terus untuk tekun belajar, berbeda dengan siswa yang sikapnya hanya menerima pelajaran, mereka hanya bergerak untuk mau belajar tetapi sulit untuk terus tekun karena tidak ada pendorongnya. Oleh sebab itu untuk memperoleh hasil yang baik dalam belajar seseorang siswa harus mempunyai minat terhadap pelajaran sehingga akan mendorong ia untuk terus belajar.

Sumber Bacaan

Asep Jihad dan Abdul Haris, Evaluasi Pembelajaran, (Yogyakarta: Multi Pressindo, 2013), hlm. 1
Zanikhan, Tinjauan Tentang Minat Belajar Siswa, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2008), hlm. 24
Sumadi Suryabrata, Psikologi Pendidikan, (Jakarta: CV. Rajawali, 2009), hlm. 14
Ibid, hlm. 66
Sardirman, A. M, Op, Cit. hlm. 73
Slameto, Op, Cit., hlm. 58

Banyak yang baca