Konsep Pembelajaran Menurut Para Cendekiawan
Pengertian Pembelajaran
Pembelajaran merupakan seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar peserta didik, dengan memperhitungkan kejadian-kejadian eksternal yang berperanan terhadap rangkaian kejadian-kejadian internal yang berlangsung di dalam diri peserta didik (Winkel dalam Sutikno, 2013: 31).
Pembelajaran merupakan kegiatan yang ditujukan untuk membelajarkan siswa (Dimyati dan Mudjiono dalam Sutikno, 2013: 31). Pengertian pembelajaran menurut pakar yang lain adalah, pembelajaran adalah upaya untuk membelajarkan pebelajar (Degeng dalam Sutikno, 2013: 31).
Pembelajaran dapat didefinisikan sebagai suatu sistem atau proses membelajarkan subjek didik/pembelajar yang direncanakan atau didesain, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis agar subjek didik/pembelajar dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien (Komalasari, 2013: 3).
Pembelajaran itu adalah segala upaya yang dilakukan oleh guru (pendidik) agar terjadi proses belajar pada diri siswa (Sutikno, 2013: 31-32). Melalui beberapa pengertian pembelajaran tersebut, penulis mengacu pada kesimpulan yang disampaikan oleh Sutikno (2013: 31-32) bahwa inti dari pembelajaran itu adalah segala upaya yang dilakukan oleh guru (pendidik) agar terjadi proses belajar pada diri siswa.
Ciri-Ciri Pembelajaran
Pembelajaran memiliki ciri-ciri sebagai berikut,
- memiliki tujuan, yaitu untuk membentuk siswa dalam suatu perkembangan tertentu;
- terdapat mekanisme, langkah-langkah, metode dan teknik yang direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan;
- fokus materi jelas, terarah dan terencana dengan baik;
- adanya aktivitas siswa merupakan syarat mutlak bagi berlangsungnya kegiatan pembelajaran;
- tindakan guru yang cermat dan tepat;
- terdapat pola aturan yang ditaati guru dan siswa dalam proporsi masing-masing;
- limit waktu untuk mencapai tujuan pembelajaran;
- evaluasi, baik evaluasi proses maupun evaluasi produk (Sutikno, 2013: 34)
Komponen-Komponen Pembelajaran
Suatu kegiatan pembelajaran, terdapat beberapa komponen pembelajaran. Berikut komponen-komponen pembelajaran tersebut.
Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran merupakan suatu cita-cita yang ingin dicapai dari pelaksanaan pembelajaran (Sutikno, 2013: 34). Dengan kata lain tujuan pembelajaran adalah kemampuan-kemampuan yang diharapkan dimiliki siswa setelah memperoleh pengalaman belajar (Sutikno, 2013: 78). Melalui beberapa definisi tersebut, penulis berkesimpulan bahwa tujuan pembelajaran adalah suatu harapan yang mampu mendatangkan hasil dari proses pembelajaran tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan tujuan pembelajaran. Hal tersebut antara lain,
- untuk siapa tujuan itu dibuat (siswa SD/MI, SMP/MTS, SMU/MA, atau mahasiswa);
- kemampuan dan nilai-nilai yang ingin dikembangkan pada diri siswa;
- bagaimana cara mencapai tujuan itu secara bertahap atau sekaligus;
- apakah perlu menekankan aspek-aspek tertentu atau tidak;
- seberapa jauh tujuan itu dapat memenuhi kebutuhan perkembangan siswa;
- berapa lama waktu yang dibutuhkan dan apakah waktu yang tersedia cukup untuk mencapai tujuan-tujuan itu (Sutikno, 2013: 82).
Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran merupakan medium untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dipelajari oleh siswa (Sutikno, 2013: 35).
Materi pembelajaran perlu dirinci atau diuraikan kemudian diurutkan untuk memudahkan pembelajaran. Materi pembelajaran dapat diperoleh dari berbagai sumber antara lain: buku teks, laporan hasi penelitian, jurnal, majalah ilmiah, pakar bidang studi, profesional, buku kurikulum (Wetty, 2004: 29).
Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) secara garis besar terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-jenis materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, prosedur), keterampilan, dan sikap atau nilai (Yunus, 2012: 33).
Jadi, penulis berkesimpulan bahwa untuk mencapai tujuan pembelajaran, tentu diperlukan materi pembelajaran untuk mendukung tujuan tersebut. Materi pembelajaran terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap, kemudian sumber materi dapat diperoleh dari mana saja dan perlu dilakukan perincian materi untuk memudahkan pembelajaran.
Kegiatan Pembelajaran
Suatu kegiatan pembelajaran, guru dan siswa terlibat dalam sebuah interaksi dengan materi pembelajaran sebagai mediumnya (Sutikno, 2013: 35).
Guru harus mampu membangun suasana belajar yang kondusif sehingga siswa mampu belajar mandiri. Guru juga harus mampu menjadikan proses pembelajaran sebagai salah satu sumber yang penting dalam kegiatan eksplorasi (Sutikno, 2013: 36).
Penulis berkesimpulan bahwa agar siswa mampu memperoleh suatu pengetahuan yang luas, maka seorang guru harus mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas dengan cara yang baik dan kreatif.
Referensi
Sutikno. (2013). Belajar dan mengajar: Sebuah pengantar pedagogi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Komalasari, D. (2013). Pembelajaran berorientasi pada pengembangan karakter. Bandung: Alfabeta.
Wetty, R. A. (2004). Pengembangan perangkat pembelajaran. Jakarta: Grasindo.
Yunus, M. (2012). Mengembangkan bahan ajar yang bermutu. Jakarta: PT Grasindo.
Tags: Ciri-Ciri Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Komponen-Komponen Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Pengertian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran
