Ruang Lingkup Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

Ruang Lingkup Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

Menurut Hardy dan Fleer (1996: 15-16) sekurang-kurangnya ada 7 ruang lingkup pemahaman IPA yang peru diperhatikan agar para guru memahami IPA dalam perspektif yang lebih luas.

  1. IPA sebagai kumpulan pengetahuan
    IPA sebagai kumpulan pengetahuan mengacu pada kumpulan berbagai konsep yang sangat luas . IPA dipertimbangkan sebagai akumulasi berbagai pengetahuan yang telah ditemukan sejak zaman dahulu sampai penemuan pengetahuan yang baru. Pengetahuan tersebut berupa fakta, teori, dan generalisasi yang menjelaskan alam
  2. IPA sebagai suatu proses penelusuran (investication)
    IPA sebagai proses penelusuran umumnya sebagai suatu pandangan yang menghubungkan gambaran IPA yang berhubungan erat dengan kegiatan laboratorium beserta perangkatnya.
  3. IPA sebagai kumpulan nilai
    Pandangan ini menekankan pada aspek nilai ilmiah termasuk di dalamnya nilai kejujuran, rasa ingin tahu, dan keterbukaan .
  4. IPA sebagai cara untuk mengenal dunia
    IPA dipertimbangkan sebagai suatu cara dimana manusia mengerti dan memberi makna pada dunia disekeliling mereka , selain juga sebagai salah satu cara untuk mengetahui dunia beserta isinya denga segala keterbatasannya.
  5. IPA sebagai Intitusi sosial
    Ini berarti bahwa IPA seharusnya dipandang dalam pengertian sebagai kumpulan para professional, yang melalui IPA mereka didanai, dilatih, dan diberi penghargaan akan hasil karya.
  6. IPA sebagai hasil kontruksi manusia
    Pengetahuan ilmiah merupakan hasil kontruksi pemikiran manusia sehingga dapat saja apa yang dihasilkan IPA memiliki sifat bias dan biasa saja.
  7. IPA sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari
    Orang menyadari bahwa apa yang dipakai dan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sangat dipengaruhi oleh IPA.

Ruang lingkup IPA Sekolah Dasar

Ruang lingkup IPA SD tidak hanya mencakup alam semesta saja, tetapi juga mencakup tentang semua hal yang ada di alam semesta. Ruang lingkup yang dimaksud yaitu tentang makhluk hidup dan proses kehidupannya dan lain sebagainya.

Dalam BSNP (2006:162) dijelaskan bahwa ruang lingkup kajian IPA untuk SD/MI meliputi aspek-aspek berikut:

  1. Makhluk hidup dan proses kehidupan, yaitu manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan
  2. Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair, padat dan gas
  3. Energi dan perubahannya meliputi: gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana
  4. Bumi dan alam semesta meliputi: tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya.

Dari pernyataan diatas, dapat disimpulkan bahwa mata pelajaran IPA di Sekolah Dasar mencakup tentang makhluk hidup dan proses kehidupan, sifat-sifat dan kegunaan benda, energi dan perubahannya, serta bumi dan alam semesta.

Ruang lingkup pembelajaran IPA di SD pada Kurikulum 2013 disesuaikan dengan tingkat kebutuhan siswa dan peningkatan terhadap hasil belajar yang mengacu kepada aspek spiritual, sikap, pengetahuan dan keterampilan. Adapun ruang lingkup mata pelajaran IPA di Tingkat SD berdasarkan keputusan dari Mendikbud (2014: 232) adalah sebagai berikut.

Ruang lingkup materi mata pelajaran IPA SD mencakup Tubuh dan panca indra, Tumbuhan dan hewan, Sifat dan wujud benda- benda sekitar, Alam semesta dan kenampakannya, Bentuk luar tubuh hewan dan tumbuhan, Daur hidup makhluk hidup, Perkembangbiakan tanaman, Wujud benda, Gaya dan gerak, Bentuk dan sumber energi dan energi alternatif, Rupa bumi dan perubahannya, Lingkungan, alam semesta, dan sumber daya alam, Iklim dan cuaca, Rangka dan organ tubuh manusia dan hewan, Makanan, rantai makanan, dan keseimbangan ekosistem, Perkembangbiakan makhluk hidup, Penyesuaian diri makhluk hidup pada lingkungan, Kesehatan dan sistem pernafasan manusia, Perubahan dan sifat benda, Hantaran panas, listrik dan magnet, Tata surya, Campuran dan larutan.

Berdasarkan pemaparan dari ruang lingkup pembelajaran IPA di SD tersebut, maka dapat di identifikasi secara garis besar bahwa dalam ruang lingkup pembelajaran IPA di SD terdiri dari konsep alam semesta, kejadian-kejadian yang terjadi di alam semesta, konsep biologi, konsep fisika, dan konsep kimia yang dikembangkan secara konseptual dan sederhana. Beberapa ruang lingkup tersebut merupakan bagian dari pemaparan dasar dari materi pembelajaran IPA yang dikembangkan di Sekolah Dasar

Referensi

Hardy, C., & Fleer, M. (1996). Understanding science: A broader perspective.

BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). (2006). Standar Isi: Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Mendikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). (2014). Permendikbud No. 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SD/MI. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Banyak yang baca