Prinsip-Prinsip Pembelajaran dan Karakteristik Anak Usia Dini
Guru memegang peranan penting dalam proses pembelajaran anak usia dini dan pengajaran untuk meningkatkan perhatian anak. Anak yang memiliki perhatian yang baik akan melakukan pengamatan yang lebih baik, sehingga proses dan hasil pembelajaran akan lebih berhasil. Gagne dalam Nini Subini (2012: 129) mengemukakan terdapat sembilan kondisi yang harus diciptakan guru dalam pembelajaran anak usia dini yaitu:
a. “Gaining Attention” : melakukan tindakan untuk menarik perhatian siswa.
b. “Inform Learner Of Objectivies” : memberikan informasi mengenai tujaun pembelajaran.
c. “Stimulate Recall Of Prerequisite Learning” : merangsang siswa untuk melakukan aktivitas pembelajaran.
d. “Present New Material” : menyampaikan isi yang akan dibahas sesuai topik.
e. “Provide Guidance” : memberikan bimbingan bagi aktivitas siswa.
f. “Elicit Performance”: memunculkan tindakan dan memberikan peneguhan kepada perilaku pembelajaran siswa.
g. “Provide Feeedback About Correctness” : memberikan umpan balik terhadap perilaku yang ditunjukkan siswa.
h. “Assess Performance” : melaksanakan penilaian proses dan hasil pembelajaran.
i. “Enhance Retention And Recall” : memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengingat dan menggunakan hasil pembelajaran.
Guru Taman Kanak-kanak harus mampu melakukan tindakan untuk menarik perhatian anak. Tindakan yang dilakukan tentu harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip pembelajaran anak usia dini. Trianto (2010: 73) mengemukakan prinsip-prinsip pembelajaran anak usia dini meliputi:
- Berorientasi pada perkembangan anak
- Berorientasi pada kebutuhan anak
- Bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain
- Stimulasi terpadu
- Lingkungan kondusif
- Menggunakan pendekatan tematik
- Aktif, kreatif, inovatif, eektif dan menyenangkan
- Menggunakan berbagai media dan sumber belajar
- Mengembangkan kecakapan hidup
- Pemanfaatan teknologi informasi
- Pembelajaran bersifat demokratis
Pendidik maupun orang tua hendaknya mengetahui dan memahami karakteristik-karakteristik anak usia dini supaya segala bentuk perkembangan anak dapat terpantau dengan baik. Richard D.Kellough dalam Sofia Hartati (2005: 8) mengemukakan karakteristik anak usia dini adalah:
- Anak bersifat egosentris
- Anak memiliki rasa ingin tahu yang besar
- Anak adalah makhluk sosial
- Anak bersifat unik
- Anak penuh dengan fantasi
- Anak memiliki daya konsentrasi yang pendek
- Anak merupakan masa belajar yang paling potensial
Sumber Bacaan
Trianto. (2011). Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik. Jakarta: Kencana.
Nini Subini. (2012). Psikologi Pembelajaran. Yogyakarta: Mentari Pustaka.
Sofia Hartati. (2005). Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas Dirjen Dikti.
Tags: kondisi pembelajaran anak usia dini, Pembelajaran Anak Usia Dini, Prinsip-Prinsip Pembelajaran Anak Usia Dini
