Pengertian Belajar Menurut Pakar Pendidikan
a. Pengertian Belajar
Berikut ini beberapa pengertian belajar menurut pendapat para pakar pendidikan. Whittaker mengatakan bahwa belajar merupakan proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. Pendapat serupa dikemukakan mendefinisikan belajar sebagai any relatively permanent change in anorganisms behavioural peretoire that occurs as a result or experience. Belajar adalah perubahan yang relatif menetap yang terjadi dalam segala macam atau keseluruhan tingkah laku suatu organisme sebagai hasil suatu pengalaman
Seperti halnya Hintzman dalam bukunya The Psychology of Learning and Memory berpendapat bahwa learning is a change in behaviour as a result of experience. Belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman.
Reber dalam kamusnya, Dictionary of Psychology membatasi belajar dengan dua macam definisi. Pertama belajar adalah the process of acquiring knowledge. Proses memperoleh pengetahuan. Kedua, belajar adalah a relatively permanent change in response potentiality which occurs as a result of reinforced practice. Suatu kemampuan perubahan kemampuan bereaki yang relative langgeng sebagai hasil latihan yang diperkuat.
Chaplin dalam Dictionary of Psychology juga mendefinisikan pengertian belajar dalam dua rumusan diantaranya rumusan pertama berbunyi acquisition of any relatively permanent change behaviour as a result of practice and experience. Belajar adalah perubahan tingkah laku yang relative menetap sebagai akibat latihan dan pengalaman. Rumusan kedua adalah process of acquiring responses as a result of special practice. Belajar ialah proses memperoleh respons±respons sebagai akibat adanya latihan khusus
Slameto merumuskan pengertian belajar sebagai suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Berdasarkan definisi-definisi belajar tersebut di atas, maka belajar dapat diartikan sebagai tindakan atau perubahan perilaku seseorang yang kompleks, sehingga terjadi perubahan dalam diri seseorang baik dari segi kognitif, afektif, atau psikomotor
Slameto (2003: 2) mengartikan bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Santrock dan Yussen (Sugihartono, dkk, (2007: 74) mendefinisikan belajar sebagai perubahan yang bersifat permanen karena adanya pengalaman. Sementara itu, Robert (Sugihartono, dkk, (2007: 74) mengemukakan bahwa belajar memiliki dua pengertian yaitu proses memperoleh pengetahuan dan perubahan kemampuan bereaksi yang relatif langgeng sebagai hasil latihan yang diperkuat.
Selain pendapat beberapa ahli di atas, belajar menurut Sardiman A. M (2007: 750) merupakan perubahan perilaku atau penampilan dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya. Sejalan dengan pendapat di atas, Skinner (Syaiful Sagala, 2006: 14) mendefinisikan belajar yaitu suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progresif. Selain itu, Oemar Hamalik (2004: 154) mendefinisikan belajar yaitu perubahan tingkah laku yang relatif mantap berkat latihan dan pengalaman. Belajar dapat berlangsung seumur hidup, kapan saja, dan dimana saja baik di sekolah, di rumah, di jalan, dan di kelas dengan tujuan tertentu.
Berdasarkan beberapa pendapat para ahli mengenai definisi belajar di atas, dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu proses yang dilakukan secara sadar dan rutin pada seseorang sehingga akan mengalami perubahan tingkah laku secara individu baik pengetahuan, keterampilan, sikap dan tingkah laku yang dihasilkan dari proses latihan dan pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya, perubahan itu bersifat konstan dan berbekas.
b. Ciri-ciri Belajar
Jika hakikat belajar adalah perubahan tingkah laku, maka ada beberapa perubahan tertentu yang dimasukkan ke dalam ciri-ciri belajar:
- Perubahan yang terjadi secara sadar Individu yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang±kurangnya individu merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya
- Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Sebagai hasil belajar, perubahan yang terjadi dalam diri individu berlangsung terus menerus dan tidak statis
- Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Dalam perbuatan belajar, perubahan±perubahan itu selalu bertambah dan tertuju untuk memperoleh suatu yang lebih baik dari sebelumnya.
- Perubahan dalam belajar bukan bersifat temporer (sementara) Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen
- Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perbuatan belajar yang dilakukan senantiasa terarah pada tingkah laku yang ditetapkannya
- Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Perubahan yang diperoleh individu setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku.
c. Prinsip Belajar
Belajar menurut Wingo didasarkan atas prinsip-prinsip sebagai berikut:
- Hasil belajar sepatutnya menjangkau banyak segi Dalam suatu proses belajar, banyak segi yang sepatutnya dicapai sebagai hasil belajar, yaitu meliputi pengetahuan dan pemahaman tentang konsep, kemampuan menerapkan konsep, kemampuan menjabarkan dan menarik kesimpulan serta menilai kemanfaatan suatu konsep, menyenangi dan memberi respon yang positif terhadap sesuatu yang dipelajari, dan diperoleh kecakapan melakukan suatu kegiatan tertentu
- Hasil belajar diperoleh berkat pengalaman Pemahaman dan struktur kognitif dapat diperoleh seseorang melalui pengalaman melakukan suatu kegiatan
- Belajar merupakan suatu kegiatan yang mempunyai tujuan Dalam proses belajar apa yang ingin dicapai sepatutnya dirasakan dan dimiliki oleh setiap Peserta didik
Sumber Bacaan
Oemar Hamalik. (2003). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Syaiful Sagala. (2006). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Sugihartono, dkk. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sumiati, Asra, Metode Pembelajaran (Bandung: Wacana Prima, 2007), 41
Djamarah, Psikologi Belajar (Jakarta: Rineka Cipta, 2008), 12, 13.
Syah, M, Psikologi Belajar (Jakarta: Raja Grafindo, 2009), 13, 65-66
Tags: Ciri-ciri Belajar, Pengertian Belajar, Prinsip Belajar
