Karakteristik Anak Dalam Pendidikan Jasmani
Pendidikan jasmani diajarkan disemua jenjang sekolah dengan harapan terbentuk generasi nuda yang sehat. Di harapkan semua terlaksana dengan baik diseluruh pelosok negeri, mulai daerah perkotaan, pedesaan dan pedesaan yang terperncil. Usia SD adalah masa pertumbuhan dan perkembangan yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan untuk masa yang akan datang. Siswa SD di daerah perkotaan kurang dalam aktifitas fisik karena terbatasnya ruang dan pengaruh kemajuan iptek, sedangkan siswa usia SD di daerah pedesaan setiap hari lebih banyak melakukan kegiatan yang berhubungan dengan fisik hal tersebut dikarenakan keadan alam, serta aktivitas-aktivitas sehari-hari yang memang menuntut mereka untuk lebih banyak beraktivitas. Perbedaan wilayah tersebut di duga mengakibatkan berbedanya aktivitas fisik mereka, sedangkan aktivitas fisik sangat berpengaruh terhadap kesegaran jasmani seseorang.
Karakteristik Anak Usia Sekolah Dasar
Mengenai karakteristik anak usia sekolah dasar, Arma Abdullah dan Agus manadji (1994: 127), menyatakan:
“ dalam tahun-tahun sekolah dasar anak-anak menguasai macam macam ketrerampilan dasar yang akan di gunakan dalam kehidupan nantinya. Menurut penelitian pada pria yang berumur 20 tahun atau lebih dijumpai bahwa banyak dari hobi mereka berdasarkan pada pengalaman pada masa anak-anak. Guru pendidikan jasmani harus mengenal hal ini. Bila orang dewasa ini menguasai keterampilan dalam berbagai aktivitas, dasarnya harus dijelaskan pada masa anak-anak.
Mereka belajar bersosialisasi dengan lingkungan dengan aktivitas gerak, yaitu bermain dan permainan. Mereka tidak mengalami banyak kesulitan karena hal tersebut terjadi secara alamiah, salah satu cirri manusia adalah bergerak dan bermain, bermain membuat mereka belajar tentang banyak hal, kerjasama, kemandirian, toleransi, dan bekerja keras serta kejujuran.
Karakteristik siswa usia SD adalah:
- Siswa Usia Sekolah Dasar (SD) adalah senang bermain
- Senang bergerak dan berpindah gerak
- Senang bekerja dalam sebuah kelompok
- Senang merasakan, melakukan atau memperagakan secara langsung.
Pertumbuhan fisik atau jasmani anak usia SD dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :
- Perkembangan fisik atau jasmani anak sangat berbeda satu sama lain, sekalipun anak–anak tersebut usianya relatif sama, bahkan dalam kondisi ekonomi yang relatif sama pula. Sedangkan pertumbuhan anak- anak berbeda ras juga menunjukan perbedaan yang menyolok. Hal ini antara lain di sebabkan perbedaan gizi, lingkungan, perlakuan orang tua terhadap anak, kebiasaan hidup dan lain-lain.
- Nutrisi dan kesehatan sangat mempengaruhi perkembangan fisik anak. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan pertumbuhan anak menjadi lamban, kurang berdaya dan tidak aktif. Sebaliknya anak yang memperoleh makanan yang bergizi, lingkungan yang menunjang, perlakuan orang tua dan kebiasaan hidup yang baik akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.
- Olahraga juga merupakan faktor penting pada pertumbuhan fisik anak. Anak yang kurang berolahraga atau tidak aktif sering kali menderita kegemukan atau kelebihan berat badan yang dapat menggangu gerak dan kesehatan anak.
- Orang tua harus selalu memperhatikan berbagai macam penyakit yang sering kali di derita anak, misalnya berkaitan dengan kesehatan penglihatan (mata), gigi, panas dan lain- lain. Oleh karena itu oarng tua selalu memperhatikan kebutuhan utama anak, antara lain kebutuhan gizi, kesehatan dan kesegaranjasmani yang dapat di lakukan setiap hari sekalipun sederhana.
Karakteristik anak usia SD kelas atas
Karakteristik siswa kelas atas (masa kelas tinggi 9, 10 sampai 13 tahun) antara lain sebagai berikut :
- Adanya perhatian kepada kehidupan praktis sehari- hari yang kongkrit. Hal ini membawa kecendrungan untuk membantu pekerjaan praktis.
- Amat realistik, ingin tahu dan ingin belajar. Menjelang ahir masa- masa ini telah ada minat terhadap hal- hal dan mata pelajaran khusus.
- Umur 11 tahun, anak membutuhkan bantuan orang dewasa lainya untuk menyelesaikan tugasnya dan memenuhi keinginanya.
- Memandang nilai rapot (angka rapot) adalah ukuran yang tepat mengenai prestasi sekolah.
- Pada masa ini gemar membentuk kolega sebaya, biasanya untuk bermain bersama- sama. Soemadi Soerjabrata (1975: 119-120)
Sedangkan karakteristik siswa sekolah dasar atas usia 10-12 tahun menurut Harsuki (2000: 67-68) adalah sebagai berikut :
- Perkembangan sex berkembang, menjadi kuat setelah masa akhir dari kelas IV.
- Pengembangan lebar otot- otot besar dan penyesuaian dari otot– otot yang kecil memerlukan latihan tertentu.
- Jantung tidak tumbuh sebagai mana cepatnya pertumbuhan tubuh, tekanan darah akan menurun apabila fisik mulai istirahat.
- Kesenangan pada permainan bola makin bertambah.
- Perhatian dengan teman sekelompok kuat.
- Mempunyai rasa tanggung jawab untuk menjadi orang dewasa.
- Rasa kasih sayang seperti orang dewasa.
- Rasa bangga berkembang.
- Koreksi bentuk tubuh lebih diperkuat lewat kebiasaan sehari- hari.
- Memperbaiki kekuatan otot lengan, bahu, punggung, dan tungkai.
Tags: Karakteristik Kesehatan Jasmani Anak, Pendidikan Jasmani Anak SD
