Prinsip-prinsip Pengajaran Berbasis Modul

Prinsip-prinsip Pengajaran Berbasis Modul

Pengajaran modul dilaksanakan sesuai aturan petunjuk pelaksanaannya akan mampu memberikan kontribusi dalam rangka peningkatan prestasi/ hasil belajar, sehingga dalam belajar prinsip-prinsip dengan modul perlu diperhatikan. Pencapaian tujuan oleh siswa merupakan efek dari bagaimana modul dalam menyampaikan materi yang digunakan dalam belajar. Menurut James D Russel (dalam Cece Wijaya, 1992: 98) prinsip-prinsip dalam pembelajaran modul adalah sebagai berikut:

  1. Modul menggunakan paket intruksional mandiri, artinya dipelajari secara perorangan atau kelompok yang sebaya melalui pengamatan belajar multisensoris dengan ketertiban siswa secara maksimal
  2. Modul dalam batas normal sangat sesuai dengan perbedaan individu, sekalipun guru meladeni secara simultan semua kebutuhan siswa
  3. Modul disusun atas dasar tujuan instruksional khusus, maka modul sangat realistik, dapat dijangkau oleh setiap siswa yang mempelajarinya dengan segala karakteristik yang dimilikinya
  4. Modul menggunakan konsep asosiasi struktur dan urutan pengetahuan
  5. Modul menggunakan variasi alat dan media yang relevan
  6. Modul memerankan siswa aktif berpartisipasi dalam belajar
  7. Modul selalu mendorong siswa untuk melakukan pemantauan respon tertentu
  8. Modul menggunakan strategi penilaian penguasaan pengetahuan secara tuntas.

Sesuai dengan prinsip modul diatas dapat diketahui pengajaran modul akan membuka kesempatan bagi siswa untuk belajar menurut kecepatan dan cara masing-masing, oleh sebab itu mereka menggunakan teknik berbeda-beda untuk memecahkan masalah tertentu berdasarkan pengetahuan kebiasaan masingmasing.

A.O.Simangunsong (1992: 3) mengatakan prinsip pengajaran modul adalah sebagai berikut:

  1. Lebih dulu diberikan ilustrasi sebagai motivasi peserta didik untuk mempelajari modul
  2. Memberikan petunjuk tentang bagaimana mempelajari modul supaya peserta didik mengerti, memahami dan mampu menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan materi dalam modul
  3. Memberikan pengujian awal sebelum mempelajari uraian pokok bahasan
  4. Pembahasan materi pelajaran secara bertahap diuraikan bagian-bagian yang seharusnya lebih dulu diajarkan sampai akhir pembahasan pokok bahasan yang ada didalam modul
  5. Peserta didik diberikan soal untuk pengujian akhir untuk mengavaluasi sejauh mana pengertian, pemahaman dan kemampuan peserta didik setelah mempelajari materi di dalam modul.

Dari uraian yang dikemukakan diatas dapat disimpulkan bahwa pengajaran modul akan memberikan aneka ragam kegiatan intruksional kepada siswa untuk mencapai hasil belajar setinggi-tingginya. Berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran modul, maka modul sebagai sumber belajar mempunyai fungsi dan tujuan yang jelas.

Banyak yang baca