Lingkungan Sekolah

Pengertian Sekolah

Sekolah adalah lembaga pendidikan yang melaksanakan pembinaan pendidikan dan pengajaran dengan sengaja, teratur dan terencana. Guru yang melaksanakan tugas pembinaan, pendidikan dan pengajaran tersebut adalah orang-orang yang dibekali dengan pengetahuan tentang anak didik, dan memiliki kemampuan melaksanakan tugas kependidikan.

Program Sekolah

Program pendidikan adalah kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan pendidikan, sesuai dengan strategi dan kebijakan pendidikan yang telah diterapkan (Ananda, 2016:9). Jadi program sekolah adalah program pendidikan yang diterapkan khusus untuk sekolah tertentu saja sesuai dengan tujuan yang di inginkan sekolah yang disesuaikan dengan kekhasan yang ada disekolah. Sehingga program satu sekolah bisa berbeda dengan sekolah yang lainnya.

Program merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan tidak hanya satu kali tetapi berkesinambungan (Rini, 2011:14). Bukan hanya menjadi ajang uji coba, namun program yang telah diterapkan sekolah akan berlangsung tahun demi tahun sampai seterusnya, hingga dapat ditemukan alasan yang tepat untuk mengkaji atau mengganti program yang ada, sehingga dapat disimpulkan bahwa program sekolah merupakan kegiatan yang dilakukan sekolah dalam rangka mencapai tujuan yang disesuaikan dengan kekhasan sekolah serta dilaksanakan secara berkesinambungan terus menerus setiap tahun.

Konsep Pendidikan

Sekolah Konsep pendidikan sekolah menurut pendidikan islam adalah suatu lembaga formal yang efektif untuk mengantarkan anak pada tujuan yang ditetapkan dalam pendidikan islam. Adapun Muhammad Athiyah al Abrasyi dalam HM Djumransjah berpendapat bahwa tujuan pendidikan islam ialah pembentukan akhlakul karimah adalah tujuan utama pendidikan Islam. Sekolah adalah suatu lembaga pendidikan formal yang efektif untuk mengantarkan anak pada tujuan yang ditetapkan.

Pendidikan sekolah adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang untuk mendewasakan manusia dengan pengajaran yang dilakukan pada suatu lembaga pendidikan dan berperan untuk pembelajaran serta pengajaran. Selain itu pendidikan juga mengandung “ajaran-ajaran tentang nilai-nilai dan norma-norma kehidupan yang ideal.

Selain itu, pendidikan sekolah dituntut kebijakan-kebijakan sesuai dengan kepribadian manusia. Maka dari itu tugas guru disamping memberikan ilmu pengetahuan juga mendidik anak agar memiliki akhlak yang baik. Dalam pemilihan lingkungan pendidikan sekolah yang merupakan lanjutan dari pendidikan orang tua itu juga tetap perlu mendapat perhatian. Karena di dalam memilih wadah pendidikan formal faktor agama tetap harus menjadi prioritas utama karena pada akhirnya semua penyerapan ilmu anak harus berorientasi kepada konsep pendidikan yang bertujuan akhir penghambaan diri kepada Allah dan memiliki perilaku yang mengantarkan manusia menjalankan syari‟at Allah.

Fungsi dan Peranan Pendidikan sekolah

Sekolah yang merupakan pelengkap pendidikan keluarga ini, memiliki peran dan fungsi pendidikan sekolah yang sangat penting sesudah keluarga. Menurut Muhammad Athiyah al Abrasyi yang dikutip dalam bukunya HM. Djumransyah, pendidikan sekolah berfungsi untuk membantu keluarga menanamkan nilai-nilai pendidikan kepada anak-anak yang berhubungan dengan sikap dan kepribadian mulia serta pikiran yang cerdas sehingga nantinya akan menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat sesuai dengan tuntutan dan tata laku masyarakat yang berlaku seiring dengan tujuan pendidikan seumur hidup.

Menurut Young pai dalam Arif Rohman paling tidak, ada dua fungsi utama pendidikan sekolah (primary function of shcool) yaitu; sebagai instrumen untuk mentranmisikan nilai-nilai sosial masyarakat (do transit society values) dan sebagai agen untuk transformasi sosial (do De The agent of Social transform).

Selain itu, adapun fungsi sekolah sebagai pendidikan formal adalah, sebagai berikut:

  1. Membantu mempersiapkan anak-anak agar menjadi anggota masyarakat yang memiliki pengetahuan, ketrampilan dan keahlian yang dapat digunakan dalam hidupnya.
  2. Membantu mempersiapkan anak agar menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah hidupnya.
  3. Meletakkan dasar-dasar hubungan sosial yang harmoni dan manusiawi agar anak mampu mewujudkan realisasi dirinya secara bersama di dalam masyarakat yang dilindungi Allah swt.

Menurut Wahyudi dalam buku Rulam Ahmadi (Pengantar Pendidikan), sekolah memiliki fungsi:
1) Fungsi Transmisi Kebudayaan, yang dibedakan menjadi dua macam. Kedua transmisi tersebut dikategorikan menjadi:

  • Transmisi Pengetahuan dan Ketrampilan
  • Transmisi Sikap, Nilai dan Norma

2) Fungsi memilih dan mengajarkan Peranan Sosial
3) Fungsi Integrasi Sosial
4) Fungsi Inovasi Sosial
5) Fungsi Pengembangan Kepribadian Anak

 

Literasi

Juwariyah, Dasar-dasar Pendidikan Anak dalam Al Qur’an, ( Yogyakarta : Teras, 2010), hal. 82, 83, 84

Zakiyah Drajat, Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah…, hal.77

HM. Djumransyah, Pendidikan Menggali Tradisi Meneguhkan Eksistensi…, hal. 73-74 ,93

Muhammad As Said, Filsafat Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Mira Pustaka, 2011), hal. 41

Arif Rohman, Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan…, hal. 201

Zuhairini, dkk, Filsafat Pendidikan Islam, hal. 179

Rulam Ahmadi, Pengantar Pendidikan…, hal. 195-198

Tags: , ,

Diposting oleh Adica


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *